Dhi, mungkin aku ga pernah bisa ngerti apa yg kamu rasain waktu itu& jujur aku juga ga pgn tau lebih banyak. Setelah ke luar studio aku jadi mambayangkan andai aku ada di posisi (nya) mungkin aku akan berpikir sama, intinya aku bisa ngerti kalo dia tiba2 pergi dari kamu. Bukan soal siapa yg ninggalin dan siapa yg hatinya hancur dhi... ga ada perempuan yg rela 100% di duain dg alasan apapun, kecuali kamu bersedia memberikan seluruh hati kamu buat dia. Yah..aku hanya mencoba menggambarkan kondisi ini dari sudut pandang perempuan, benar atau salah ga penting kan???
Hargailah keputusan yang sudah dia ambil, sama seperti ketika dia menghargai dan menerima kamu apa adanya.. hidup harus terus berjalan seperti biasa, menunggu kata gagal lalu berhasil gagal lagi kemudian berhasil lagi..terus berputar hingga tiba pada giliran kita. Bahagia atau tidak tergantung bagaimana kita mengolah rasa..