Terlahir sebagai gadis multi talenta, Aya menjadi kebanggaan keluarganya. Prestasinya sebagai pemain basket cewek membuat Aya berhasil mendapatkan cowok incarannya. Tumbuh dalam keluarga yang hangat dan humoris Aya semakin mantap menatap masa depannya. Hingga penyakit sumsum tulang merubah total hidup Aya, hebatnya meski dipandang sebelah mata oleh orang2 disekelilingnya namun Aya berhasil meyakinkan dirinya sendiri untuk tetap menatap masa depannya. Menjelang kepergiannya Aya masih sempat menulis sebuah diary yang hingga kini menjadi best seller dan dimintai jutaan pembaca. Kedua orang tua Aya mengatkan jika putrinya adalah yang terbaik bahkan disaat sakitpun Aya masih menjadi bagian penting dalam keluarga mereka.
Kitou Aya meninggal di uisa 25 tahun setelah mengirimkan surat cinta kepada anak- anak laki2 direktur rumah sakit tempatnya dirawat. Mereka menjalin persahabatan sejak Aya divonis sakit. Dan selama 10 tahun dia selalu menemani Aya, sayang keduanya tidak bisa bersatu karena penyakit Aya kian memburuk.
Based on "One Liters Of tears" and Its True